PIK2 Akan Bangun Islamic Financial District

31 October of 2018
.

Kawasan hunian terpadu Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 berencana akan membangun Islamic Financial District seluas 11,5 Ha.

Pik2 Berita - PIK2 Akan Bangun Islamic Financial District

Kawasan ini berada di area Office Distric seluas 23,5 Ha. Kompleks ini akan dikombinasikan dengan bangunan mix-used, taman kota yang cantik, fortune plaza, dan tentunya area pedestrian yang nyaman bagi pejalan kaki. Kawasan International Financial Center ini dikembangkan sebagai Office Park percontohan yang compact, pertama di Indonesia.

Dibangunnya area Islamic Financial District ini sejalan dengan komitmen pemerintah yang serius menggarap potensi ekonomi syariah, dimana Presiden menargetkan Indonesia menjadi nomor 1 untuk Islamic Finance dunia di tahun 2025. 

Dalam pembangunan area Islamic Financial District ini, pihak pengembang bekerja sama dengan perusahaan investasi dan properti terkemuka di Malaysia,  Matrix Concepts Holding Berhad, kerja sama ini ditandai dengan dilakukannya penandatanganan perjanjian kerjasama “Islamic Financial District Development” pada Senin, 14 Mei 2018 bertempat di Grand Ballroom PIKAvenue,  Jln. Pantai Indah Kapuk Boulevard, Jakarta Utara. 

Hadirnya Islamic Financial District ini diharapkan dapat menjawab tantangan penerapan ekonomi syariah yang terletak pada sektor penting seperti perdagangan yang menyerap banyak tenaga kerja dan mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan.

PIK2 Seyu Indo City sendiri adalah proyek mahakarya kolaborasi antara pengembang Agung Sedayu Group dan Salim Group. Terletak di utara Jakarta, PIK2 merupakan pengembangan lanjutan dari area Pantai Indah Kapuk 1 yang sudah terlebih dahulu menjadi kawasan paling bergengsi di Jakarta, dengan total luas area keseluruhan 3000ha.

Akses untuk menuju PIK2 terbilang sangat mudah karena didukung dengan akses tol dan interchange, serta lokasinya yang berdekatan dengan Bandara Soekarno Hatta dicapai hanya dengan 7 menit, membuat PIK 2 menjadi property yang paling diminati saat ini di Indonesia. Penjualan PIK2 tahap 1 seluas 1000ha sendiri sudah dimulai sejak tahun 2016, dan sekarang dalam kurun waktu 2 tahun sudah berhasil memasarkan sekitar 70% area. 

PIK 2  tahap 1 terdiri dari area Residential, Shopping Arcade, Rukan Food Street, Kavling Komersial, Apartment, dan perkantoran yang dilengkapi pula dengan fasilitas-fasilitas penunjang kehidupan seperti fasilitas pendidikan, kesehatan, dan sarana rekreasi. Kesemuanya itu terintegrasi dengan green belt seluas 60 HA yang dirancang tersinergi antara hutan kota dengan kehidupan masyarakat urban metropolis modern. Untuk 2000ha pengembangan berikutnya, akan dibuat Edu City yang merupakan pusat pendidikan, sekolah dan asrama; Harbor City dengan General Port dimana kapal-kapal pesiar nanti bersandar di PIK2; Business Hub; Canal City dengan Eco Park ditengahnya, dan juga dilengkapi dengan pusat industri dan logistik. Semua ini untuk menunjang aktifitas bisnis, hunian, dan wisata di PIK 2.

Salah satu keistimewaan PIK 2 , kawasan ini memiliki potensi marina dan pantai pasir putih sepanjang 4 KM dengan view langsung pantai utara Jakarta yang nantinya akan menjadi destinasi wisata dengan adanya beach club, waterpark dan beach plaza. Di tengah CBD terdapat danau seluas 7.8ha yang merupakan water-retention yang tidak hanya sebagai penyeimbang kawasan, tetapi memiliki kelebihan estetika karena didesain cantik lengkap dengan permainan air mancur, lampu dan soundsystem setara Dubai Downtown atau Las Vegas. Mall akan terkoneksi dengan jalur transportasi Jakarta yaitu LRT yang mengusung TOD sehingga memudahkan penghuni dan pengunjung untuk melakukan city check in ke Bandara Internasional Soekarno Hatta.